Gemuk Lagi Setelah Libur Nge-Gym

Sekali lagi tentang rasa frustasi pasca berlatih keras di gym dan diet kalori ketat, dan waktu rayakan menikmati berat ideal

Saat ‘libur’ dilakukan, dengan mengkonsumsi makanan ‘bebas’ dan istirahat dari latihan gym 1-2 minggu saja. Badan meroket naik.

Lebih menyebalkan lagi, bila istirahat dilakukan saat berat ideal belum tercapai kendati fenomena penurunan berat sdh terjadi

Kenapa? Contoh lain betapa tubuh manusia sudah miliki juklak sendiri dari Tuhan. Kita tidak bisa paksakan keinginan semaunya

Saat kita paksa berdiet kalori dengan mengurangi makan dengan hanya mengkonsumsi porsi terbatas dan tetap nekat untuk berlatih

Tubuh akan menghadapinya dengan mengeluarkan insting bertahan alamiahnya. Kondisi ini diantisipasinya sebagai keadaan darurat

Tubuh lakukan penghematan energi berupa konsep penurunan laju metabolisme basal, Basal Metabolic Rate (BMR) untuk bertahan hidup

Kondisi dimana tubuh menurunkan banyak energi yang dialokasikan pada metabolisme, hormonal dan daya tahan seminimal mungkin

Akhirnya cadangan darurat lemak serta energi yang tersimpan dlm otot dan liver dipergunakan. Hasilnya? Berat badan memang turun

Tapi turun semu secara abnormal dan tidak secara spesifik membakar lemak yang tersimpan di tempat penyimpanan lemak berlebihan

Kalaupun berhasil, biasanya jumlah lemak yang ‘terbakar’ tidak terlalu signifikan. Walau angka timbangan menurun cukup jauh

Disamping itu, tubuh mengalami gangguan pengiriman signal lapar/kenyang pada appestat sbg pusat kendali nafsu makan pada otak

Karena makanan yang masuk kurang dalam porsi maupun asupan unsur (karena umumnya pelaku diet kalori hanya tinggi di protein)

Appestat akan terus mengisyaratkan bahwa tubuh ‘kekurangan’. Akhirnya pelaku diet kalori selalu berada di kondisi ‘kelaparan’

Lebih parah lagi, kondisi itu dibarengi latihan menguras energi. Akhirnya rasa lapar terakumulasi menjadi semacam ‘dendam’

Dan saat ‘libur’ dilakukan, tubuh akan mengkonsumsi makanan dengan porsi yang diluar batas. Tidak berhenti disitu, ada masalah lain

Fase BMR tidak bisa diakhiri dengan hanya menghentikan diet semata. Pasca dihentikan ia akan terus berlangsung hingga 2 bulan

Kabar buruk lainnya, pertama kali yang dipulihkan tubuh adalah jaringan lemak saat pola makan kembali ‘normal’. Hasilnya? Buruk!

Menjadi lebih gemuk dari sebelumnya. Mengapa? Kondisi BMR masih berlaku dan nutrisi masuk belum bisa dialokasikan secara benar

Itulah sebab diet kalori ketat sembarangan dan dipadu dengan latihan beban secara realita tidak berhasil untuk jangka panjang

Pisahkan pola diet dalam kehidupan atlet prestasi dengan pola diet yang diterapkan manusia biasa dengan rutinitas dan masalah biasa

Lebih baik mengacu pada pola makan sehat alami yang mensuplai kebutuhan dan menunjang kerja sistem pada tubuh, orientasi sehat

Dan berlatihlah secara normal, memenuhi kebutuhan olah kardiovaskular dan stimulasi bersifat perawatan jaringan struktur tubuh

Sesuaikan latihan dan target dengan usia serta kapasitas tubuh Anda. Agar tampilan ideal bisa sejalan dengan kondisi kesehatan

by @erikarlebang

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s