Penyebab Sakit Adalah Stres?

Bapak-bapak di sebelah ngotot, kalau penyebab sakit utama jaman sekarang adalah stres. “Andai gak ada stres, pasti sehat!”

Pak, kalau gak ada stres, manusia gak bisa menyelamatkan dirinya saat bahaya. Itu kan mekanisme pertahanan alamiah tubuh

Lagipula jaman sekarang, kalau ada orang sakit yg disebabkan oleh stres, umumnya rancu oleh pola hidup serta makan yang buruk

Stroke, darah tinggi, jantung, gangguan lambung, liver, gagal ginjal dan banyak lagi, identik ke kalimat “hidupnya stres sih”

The good news is: “dengan pola makan yg baik tidak ada kondisi stress apapun yang mampu berubah menjadi penyakit dalam tubuh”

Tapi dengan pola makan buruk, stres dalam tingkat apapun akan merusak kesehatan, baik secara instan maupun akumulatif

Pola makan? Ribet? Okay, sederhanakan. Sila cek daftar makanan yg akan tersebut selanjut, hindari bila Anda ingin bebas stress

Susu, teh, kopi, alkohol, gula dalam berbagai bentuk, makanan bergaram tinggi, makanan proses, berlemak, daging merah

Turunan susu, makanan bertepung, margarin, mentega, makanan berpengawet & berperasa buatan. Hindari atau konsumsi sesekali

Jadikan makanan segar buatan Tuhan dalam bentuk aslinya sebagai makanan utama Anda. Pasti sehat, stress ogah mendekat

by Erikar Lebang | Twitter: @erikarlebang

28 Maret 2013
Anne Agustin
@Anneance@erikarlebang bukannya penyebab utama kanker adalah stres ya bukan makanan saja?

Eryka @erikarlebang: Jawaban klasik model “ngeles” akibat malas koreksi kebiasaan.

Stres itu metode alamiah tubuh untuk manusia mampu beradaptasi dengan progress kehidupan yang menantang, sejatinya “stres itu berkah”.

Stress secara fisiologis-anatomis terwujud dalam banyak bentuk “pelimpahan tenaga sesaat untuk melewati satu tantangan fisik” semisal.

Stimulan tertentu, hasilkan kerja kelenjar HPA (hypothalamus-Pituitary-Adrenalin) hasilkan hormon kortisol yang bisa lonjakkan energi sesaat.

Anda mendadak bisa mengangkat sesuatu yang berat, bila nyawa seseorang terancam apabila tertindih ‘sesuatu’ tersebut, itu contoh aplikasinya.

Tapi efek itu seharusnya hanya berlangsung dalam hitungan singkat, detik atau menit, kompensasi korupsi pada energi tubuh biasanya besar.

Energi tersedot dari sistem cerna semisal, amat besar dan mengganggu kerjanya. Itu sebab pasca kejadian stress besar beri rasa sakit disana.

Itu sebab bila stres terjadi terlalu sering, dia beri efek buruk terhadap kesehatan. Tapi bila basisnya adalah tubuh sehat, ini bisa diatasi.

Stress akan luarbiasa merusak, bila tubuh tempat bersemayam itu luar biasa buruk akibat pola hidup (makan terutama) yang buruk.

Rajin mengkonsumsi makanan berbasis ‘nabati baik’ akan hasilkan tubuh yang ‘lebih tenang’, akibat produksi serotonin yang cukupi kebutuhan.

Jadi kenapa stress jadi kambing hitam? Satu, karena paham reaksi fisiologis-anatomis-psikologis kuno dan ketinggalan jaman, perlu dikoreksi.

Kedua, stress itu lebih mudah disalahkan. Karena mengkoreksi pola hidup itu lebih sulit. Apalagi meninggalkan makanan enak. Perlu disiplin!

07 Mei 2013

@Amselfhealing: Peningkatan asam dlm tubuh terbesar krn : 1. Stress.

Erykar@erikarlebang : Pola pikir lama, gak beda dengan kepercayaan kedokteran konvensional. PH asam tubuh disebabkan oleh pola makan, kalau masih percaya stress, percuma mengusung konsep #AirKangen, gak nyambung.

@eribektiwukti: Kalau gitu kenapa masih berlaku sampe skrg ya?

@erikarlebang : Karena dunia kesehatan clueless dengan praktek preventif, stress paling mudah disalahkan.

@Amselfhealing: Tapi stres memicu juga penyakit.. Pendekatan holistic.

@erikarlebang : Tentu, tapi persentase sebenarnya kecil. Apalagi mengusung semangat holistic. Tanpa stress manusia tidak mampu mengaktifkan sistem kerja flight or fight, gampang mati oleh bahaya. Tanpa stress koordinasi kerja kelenjar H-P-A tidak terjadi. Manusia tidak punya tenaga ekstra. Stress dikelola bukan ditakuti, apalagi dijadikan kambing hitam. Menjaga pola makan, stress akan ada dibawah kendali.

Konsumsi protein hewani rutin, PH darah asam, tubuh produksi noreadrenaline dalam jumlah tinggi, stress tidak terkendali. Konsumsi rutin kopi-teh, selain dehidrasi dan membuat PH darah asam, kafeinnya akan meningkatkan level stress. Jadi, pertama dibidik adalah pola hidup, pola makan utama, untuk menetralkan PH darah. Stress adalah anugrah Tuhan, dikelola.

@Amselfhealing : Nah..itu maksutnya. Kalau stres gak usah dipikir. Krn akan mpengaruhi kesehatan.

@erikarlebang : Sayangnya itu saran dokter yang absurd, gak ada aplikasinya, stress gak bisa gak dipikirin, apalagi kalau makannya gak dijaga. Tapi kalau makan dijaga, minum #AirKangen, stress benar-benar bisa dikelola, muncul disaat hanya dibutuhkan & bukan masalah.

Jangan Selalu Salahkan Stress, Koreksi Juga Pola Makan – by @erikarlebang

http://chirpstory.com/li/178930

Kenapa ya? Untuk setiap performa tubuh kita yang ada dibawah harapan, selalu disalahkan pikiran? Kesannya seperti punya gangguan jiwa.

Sepertinya stress itu jadi momok menakutkan bagi kehidupan manusia. Kalau bisa hidup tanpa itu. Padahal kalau saja tahu, stress anugerah.

Tanpa stress, nenek moyang kita sudah punah dari jaman baru dibuat Tuhan. Tanpa stress, rekor baru dunia cabang olahraga bakal seret.

Tanpa stress, gampang saja disamber mobil yang remnya blong mengarah ke Anda, walaupun jarak mobil itu masih sangat jauh dari kita.

Temen saya sampai frustasi setengah mati, saat ASI-nya seret, dibilang dia stress, gak mensukuri nikmatnya punya bayi. Menyusui pake beban.

Padahal kenal dia sebagai salah satu orang yang paling happy go lucky di dunia ini. Teman lain problemnya dihantui sakit lambung menahun. Tebak, apa lagi yang dijadikan kambing hitam dari dia? Yup! Again, stress! Padahal dia bilang, sakit lambung tetap muncul saat sedang happy.

Kenapa sih stress kena jadi kambing hitam terus? Sederhana! Karena ilmu kesehatan konvensional, gak tau harus bagaimana merawat kesehatan?

Saat hormon stress cortisol dikeluarkan, memang menyita banyak cadangan energi dari tubuh. Level hal yang disebut bio energi itu, turun.

Tapi pada saat yang bersamaan sebenarnya energi tubuh kita melonjak sesaat. Performa tubuh kita meningkat sesaat, hampir dari semua sector.

Itu sebabnya seseorang yang pasca terlepas dari bahaya atau hal menegangkan biasa alami rasa mual di perut, pusing di kepala atau lemas.

Sebabnya lagi stress, seharusnya hanya boleh terjadi dalam hitungan detik dan menit. Lebih dari itu kualitas tubuh jelas akan menurun.

Dari sisi itu bisa kita pahami kenapa stress, gampang dijadikan kambing hitam kesehatan. Tapi sebenarnya hidup dengan stress itu gampang.

Bagaimana cara kita mengkontrol stress? Bahkan memanipulasinya sesuai dengan kebutuhan? Tentu kuncinya ada di perawatan pola hidup.

Siklus hidup kita harus terjaga. Waktu istirahat, pola makan-minum, aktivitas fisik, semua harus memiliki keteraturan, disesuaikan kebutuhan.

Berapa banyak yang kaitkan menurunnya performa tubuh dengan waktu istirahat semisal? Jarang sekali! Walau tahu, kurang tidur itu merusak.

Siapa yang mengira apa yang kita makan, merupakan pangkal biang keladi dari hampir semua penyakit dikenal di dunia ini? Sedikit sekali

Ada yang sadar kalau minum rutin stimulan seperti teh dan kopi itu menurunkan performa tubuh? Bahkan memicu stress menjadi berlipat-lipat?

Ada yang tahu mayoritas produk pelangsing itu banyak mengandung kafein, yang menguras cairan tubuh? Jangan heran ibu menyusui seret ASI.

Malas berolahraga itu menurunkan performa kesehatan, tapi kebanyakan berolahraga juga merusak kesehatan. Jadi masih nekat salahkan stress?

Ada yang tahu, konsumsi banyak protein hewani aktifkan zat pengantar syaraf tubuh bernama norepinefrin? Identik dengan rasa awas. Ya stress!

Jangan lupa teh kopi juga buat tubuh boros mengucurkan kortisol! Walau banyak yang merasa tenang dan nyaman, tapi cuma sesaat, stress lagi.

Makanan salah kombinasi, tinggi proses, padat protein hewani, banyak unsur kimia tidak dibutuhkan, lebih merusak lambung, ketimbang stress.

Tubuh dehidrasi saja, malfungsinya menyesatkan loh! Mulai fisikis kayak gak enak badan sampai psikis seperti gelisah. Stress lagi disalahkan.

Saya mah cenderung mengkoreksi pola makan, pola hidup, aktivitas fisik, baru masuk wilayah stress, kalau bicara kesehatan. Gak dibalik!

Sel kanker? Perasaan depresi memang membuat sel kanker mudah tumbuh. Tapi kanker lebih mudah berkembang biak di PH darah yang asam.

Apa penyebab terbesar PH kita menjadi asam? Bukan stress! Tapi makanan amburadul, minuman yang non air putih berkualitas. Itu utamanya!

Jadi kalau sakit, sebelum salahkan anugerah Tuhan bernama stress, coba deh koreksi dulu, seminggu aja, apa sih yang rutin kita makan-minum?

Demikian kibulan ini, suka sukur, gak suka unfollow, gak follow bawel? Latih stress Anda, dengan tidur sekamar dikunci bersama macan laper!

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s