Alergi Bisa Sembuh Dengan FC

Erykar@erikarlebang

Bingung mengapa setelah melakukan #FoodCombining dan #RawFood dengan baik, alergi parah yang telah dianggap bawaan lahir mendadak hilang?

Okay, mari kita telaah secara gamblang. Kombinasikan pemahaman homeostatis a la #FoodCombining, dan konsep mikroba sistem cerna

Seperti kita tahu, tubuh memerlukan kondisi homeostatis, salah satunya dengan memelihara kondisi PH darah agar selalu netral

Pola hidup yang membawa Anda keluar dari kondisi homeostatis dan upaya keras tubuh untuk lebih ‘basa’ akan melahirkan kerugian

Pola hidup buruk (yang kadang disalah artikan sebagai masalah genetika) buat kondisi PH tubuh cenderung bergerak ke kutub asam

Kondisi ini menghasilkan populasi mikroba dalam jumlah diambang batas normal pada sistem cerna utamanya. Imunitas terganggu

Pola hidup buruk yang identik dengan pola makan jauh dari ideal memperparah kondisi ini. Akibatnya sistem imun bekerja keras

Hasilnya tubuh mengaktifkan sistem pertahanan garda depannya berupa sensitivitas berlebihan terhadap banyak stimulan

Beberapa jenis makanan, elemen udara, perubahan suhu dan banyak lagi. Asma, pembengkakan, lendir pada mata-hidung-tenggorokan

Gangguan kulit, nyeri otot dan masih segudang masalah lain. Yang sedihnya semua adalah bagian dari struktur kehidupan normal

Sedihnya lagi upaya penanggulangannya bersifat parsial, berusaha mencegah alergi spesifik atau meningkatkan imunitas general

Bila gagal, langkah putus asanya adalah dengan berusaha menghindari faktor pemicu saja. Ini mudah kalau alerginya cuma sejenis

Yang rumit bila alerginya beragam, Anda akan menjelma menjadi manusia rapuh yang lemah dan mudah sakit, yang sulit produktif

Ada lagi jalan keluar putus asa yang lebih bodoh, mencoba menghadapi penyebab alergi tersebut dengan konsep ‘I dare you!’

Alergi udang, makan udang sebanyak-banyaknya! Alergi dingin, pergilah ke tempat dingin! Ini tindakan yang sangat berbahaya

Bila tubuh tidak kuat, penjabarannya sederhana, orang itu semaput dibawa ke rumah sakit, atau ambruk, mati. Lesson learned!

Yang rumit adalah metode ini bisa berhasil! Kemudian pelakunya menyombongkan diri menularkan pada orang lain. Mari bahas!

Mari kita kembali kepada teori enzym pangkal yang tersedia dalam tubuh sepanjang masa hidup manusia. Belum tahu? Cek balik TimeLine.

Sebagai katalisator kehidupan enzym-lah penggerak utama semua aktivitas manusia. Untuk itu kita pakai cadangan enzym pangkal

Untuk setiap aktivitas spesifik, tubuh memakai cadangan enzym pangkal. Enzym menipis? Kesehatan terganggu. Habis? Anda mati…

Melawan alergi dengan konsep ‘I dare you’ tersebut, membuat reaksi berantai antar sistem yang luar biasa rumit dalam tubuh!

Makin rumit reaksinya, makin banyak cadangan enzym terpakai! Memang akhirnya tubuh akan ‘rekam’ reaksi terkait alergi tertentu

Hingga saat pemicu alergi masuk, tubuh segera aktifkan reaksi rekaman tadi untuk menanggulangi masalah. Anda kira alergi kelar

Reaksi itu walau telah terekam tetap tergolong rumit bagi tubuh, dikuraslah cadangan enzym pangkal dalam jumlah besar!

Ujung-ujungnya Anda melemahkan daya tahan tubuh dari hari ke hari, menurunkan kualitas hidup, mempercepat proses kematian

Umumnya penanganan alergi tidak mengacu pada permasalah utama yang sebenarnya jauh lebih sederhana: Perbaikan pola hidup

Pola hidup tentu saja terkait erat ke pola makan! Kondisi homeostatis sebagian besar melenceng karena masalah pola makan!

Itu mengapa mereka yang menoleh pada #FoodCombining dan #RawFood atau konsep naturopati lain terheran, kok alerginya hilang?

Padahal struktur genetikanya tetap sama, bisa jadi organ lemahnya pun tetap sama, tanpa medikasi, tapi alerginya lenyap!

Kondisi homeostatis membuat tubuh mampu menekan jumlah mikroba dalam level seimbang! Tubuh tidak lagi memproduksi ragi-jamur

Sistem imunitas tubuh bekerja normal, tidak over reactive. Tubuh kehilangan alasan untuk mengalami alergi!

Alergi, Perbaiki Saja Pola Makan

Erikar Lebang, @erikarlebang

http://chirpstory.com/li/208131

Dicurhatin masalah alergi, seperti biasa yang curhat seakan putus asa bahwa penyebab alergi itu harus dihindari. Gak ada jalan lain.

Ya sudah, kalau sekalinya kepepet ketemu pencetus alergi, tinggal baca doa, pasrah gak bisa apa-apa! Apakah benar demikian?

Yang udah lama follow saya sih udah tahu jawabannya apa? Bahkan saya berkali-kali memberi edukasi terkait hal itu. Ini saya ambil angle lain.

Perbaiki pola makan Anda, akhiri kekuasaan alergi atas gangguan kesehatan Anda! Simpel! Kok bisa? Sederhana sekali penjelasannya.

Sistem cerna kita, usus terutama, memiliki banyak sekali fungsi ketimbang sekedar menyerap makanan. Salah satunya adalah pertahanan tubuh.

Usus normal terus menjaga sistem pertahanan tubuh yang stabil. Konsentrasinya memang lebih di dinding usus kecil, tapi semua harus terjaga.

Lambung yang luka akibat pola makan yang buruk, usus besar yang dipenuhi sampah akibat bahan makanan sulit cerna dan sulit buang, merusak.

Harmoni sistem cerna harus dijaga baik. Bila organnya penuh masalah terutama dari lambung hingga ujung luar usus besar = rongrongan penyakit.

Sistem pertahanan tubuh primer yang lemah akan mengaktifkan reaksi kekebalan tubuh yang bersifat sampingan. Alarm tubuh menyala berlebihan!

Muncul reaksi mudah gatal, pilek, sesak napas bila bertemu debu sedikit saja. Demikian juga sensitifitas tinggi pada jenis makanan tertentu.

Kalau alergi dalam taraf dimana reaksinya muncul terlalu dominan, ok-lah. Misalnya terjebak lama dalam ruangan penuh debu, masuk akal.

Tapi cuma masuk sebentar ke kamar yang berdebu tipis, udah batuk-batuk! Cuma kena kaldu sup ikan sesendok, gatel-gatel! Kelewatan itu mah.

Kalau mengacu pada gastroenterolog terbaik dunia, Dr. Shinya, usus kotor penuh sampah makanan sulit cerna, adalah penyebab masalah ini.

Kalau Dr. Robert Young, pakar kesehatan berbasis naturopati mengatakan, PH darah asam akibat pola makan yang bebani sistem cerna, biangnya!

Dua pakar itu mengamini hal yang sama! Gak ada tuh dari mereka yang menyalahkan Tuhan karena menurunkan gen lemah rentan alergi.

Atau karena Tuhan menciptakan substansi pencetus alergi, kayak debu semisal. Balik lagi, mawas diri, cek isi piring-gelas Anda sehari-hari.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s