Dok, Aku Lagi Suka Banget Makan Gorengan Nangka, Boleh?

Erykar @erikarlebang:

T: dok, aku lagi suka banget makan gorengan nangka, boleh? J: Boleh | Prihatin membaca potongan komunikasi ini. #KibulanSehat jadi sia-sia

Makanan rekreasional memang diperbolehkan. Tapi harus diedukasi juga frekuensi dan cara makannya? Harian? Pasti masalah! 

Sehat itu bukan berarti tubuhnya belum sakit. Tapi saat tubuh sudah cenderung menjadi tidak sehat, ya dia tidak sehat! 

Tidak sehat, bukan cuma sekedar mulai sakit-sakitan, tapi juga saat pola hidup buruk menjauhkan pelaku dari hidup sehat 

Makan buah digoreng, semisal. Selaput tepung-tepungan + fructose dipanaskan membuat tubuh terekspose oleh gula berlebihan 

Gak perlu bicara tatacara makan buah yang benar, mayoritas tenaga kesehatan memang awam hal demikian, tapi pakai logika saja 

Makanan digoreng akan hasilkan reaksi oksidasi berlebihan, otomatis saat masuk tubuh tercipta radikal bebas juga berlebihan 

Menyedihkan apabila pertanyaan seperti itu hanya sekedar dijawab “boleh” atau “tidak”, tanpa disertai embel-embel penjelas 

Bisa dengan menjawab, “Boleh, tapi itu bukan makanan sehat, makan sesekali saja” atau “Tidak, tapi sekali-sekali boleh” 

Walau tidak membunuh seketika, melegitimasi seseorang untuk makan seenaknya bisa mengakibatkan ia mati karena apa yang dimakan 

Konsep preventif, supportif dan promotif seharusnya menjadi panduan kesehatan umum masyarakat bagi masa kini serta masa depan 

Bukan lagi konsep kuratif dan invasif, yang semestinya hanya dilakukan saat darurat dan sesekali saat dibutuhkan saja.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s