“Ribet amat sih hidup lo, makan diatur-atur?”

Erykar @erikarlebang:

Ribet amat sih hidup lo, makan diatur-atur? | Pernah lihat orang sakit karena makan seenaknya? | Kenapa emang? | Hidupnya lebih ribet lagi! 

Kok lo masih berani makan kambing sih? | Elo, nggak? | Dulu gue hobi, sekarang gak bisa | Nah yang hidupnya nikmat siapa sekarang? 

Mending mengatur makan-minum secara sehat dari hari ini, saat kendali masih di tangan kita sendiri. Ketimbang tergolek lunglai masa nanti?

Studi di China mengungkap Provinsi yg kelebihn konsumsi daging lbh tinggi angka kankernya (The ChinaStudy, Colin Campbell, 2006) 

Makan sehat a la foodcombining atau rawfood misal hidup senang karena perut bisa kenyang. Sehat pun menyeluruh karena penyakit menjauh

Makan sehat terjaga membuat bisa wisata kuliner di usia berapa pun! Namanya makan terasa enak, kalau dikonsumsi sesekali. Rutin? Mana enak?

Gimana mau makan sate kambing kalau mulut sudah ‘miring’? Menikmati sop kaki saat angka kolesterol terbang tinggi? Ngiri liatin orang lain.

Bagaimana mau minum kopi kalau pasca minum jantung terancam berhenti? Minum teh tarik tapi tulang sudah rapuh kayak kripik?

Hidup nikmatkah apabila jatuh miskin karena sakit? Kaya raya sekalipun kalau cuma terbaring badan dipenuhi selang dan kabel, ada yang mau?

Jadi jangan berisik hidupnya gak mau repot mengatur makan, kalau gara-gara gak mau diatur, sakitnya malah bikin repot hidup orang lain

Cepet? Pelan-pelan, bikin bangkrut! RT @aldowenas: hidup cuma sekali, emang sih tapi kalo cuma buat bayar pengobatan abis itu mati cepet? Enak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s