Sarapan Kilat

Di locker gym, banyak sekali orang melepaskan rasa lapar mereka dengan mengkonsumsi makanan praktis prosesan, beragam alasan.

“Sarapan kilat!”, “Pemenuhan nutrisi praktis!”, “Daripada laper? Ototnya gak jadi!” Adalah hal biasa yang terucap mendasari. 

Formatnya? Kemasan praktis dibungkus plastik, lewat proses vacuum, tinggal beri air panas, dimasukkan microwave dan lainnya.

Proses yang memperlihatkan bahwa makanan demikian telah melewati banyak proses agar bisa dikemas praktis, tahan lama dipajang. 

Kendati memajang nilai gizi di daftar kemasan, proses panjang itu sebenarnya tiadakan kegunaan makanan format ini ke tubuh.

Proses panjang otomatis mematikan enzim, vitamin dan mineral. Demi menutupi hal ini, makanan diberi zat tambahan kompensatif. 

Masalahnya karena ditambahkan dan bersifat artifisial, kegunaannya dipertanyakan bagi tubuh. Malah beri beban bagi organ vital. 

Sedangkan ‘makanan mati’ (minus enzim, vitamin dan mineral segar) cenderung dianggap musuh oleh tubuh. Merusak tatanan system. 

Apalagi pasca berolahraga, dimana tubuh sebenarnya sedang ‘merustrukturisasi’ kondisinya dan membutuhkan ‘suplai’ berkualitas. 

Industri makanan komersil umum menambahkan setidaknya 3000 jenis zat tambahan! Aman? Secara formalitas ya. Tehnis? Tidak! 

Pengawet, pemanis, pemberi rasa asin, rasa buatan, asam, pengental dan sebagainya, dibuat dari unsur yang tidak cocok ke tubuh. 

Kilahan standar adalah “dalam jumlah terbatas produk itu tidak berbahaya”. Masalah sebenarnya, tidak berbahaya di level mana?

Anda memang tidak akan sakit atau mati pasca konsumsi substansi asing tambahan itu (kecuali sensitif luar biasa). 

Tapi substansi asing itu juga tidak sekedar numpang lewat di tubuh. Banyak yang ‘betah’ & ‘mengendap’ merusak sistem yang ada. 

Penimbunan substansi asing itu ditengarai secara akumulatif timbulkan problem penyakit seperti kanker, gagal organ dan lainnya. 

Sisi lain, zat asing tadi juga ditengarai menimbulkan beragam masalah kesehatan non fisikal seperti stress dan hiperaktifitas. 

Jangka pendeknya? Timbunan bahan produk tadi (bahan baku dasar dan aditif) meng-asamkan PH tubuh dan berikan masalah harian. 

Anda akan mudah terserang penyakit, rutin alami pusing (full/migraine), kinerja organ lemah, kualitas kulit buruk & seterusnya. 

“Kan ada cap lolos dari badan kesehatan?”. Tugas lembaga pengawas adalah menjaga agar produk yang ‘aman’ dalam konteks berbeda. 

Bebas dari bakteri, aman dari produk mematikan yang instan & semacamnya. Terkait masalah preventif kesehatan? Sulit dikontrol. 

Konsumsilah makanan yang segar. Buah sayuran buatan Tuhan langsung. Lepaskan kedok kepraktisan pemanjaan rasa malas. 

Mendewakan makanan praktis? Kalau nanti sakit jangan nangis. Mereka yang mau berusaha biasanya berimbas mereka yang bahagia.

by Erikar Lebang | Twitter: @erikarlebang

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s