Kibulan Degeneratif

by Erikar Lebang, @erikarlebang

Jangan pernah percaya penuh pada vonis kesehatan yang membawa-bawa nama DNA atau keturunan dalam keluarga Anda!

Apalagi saat penyakit yang dimaksud terkait dengan kondisi degeneratif (penurunan fungsi organ tubuh) seperti jantung, gula dan lain-lainnya.

Mau tertawa, saat ada yang bilang penyakit semacam Uric Acid sudah berada dlm DNA penderitanya. Ini ngarang sendiri!

Yang ngomong begitu sepertinya mau terlihat canggih dan ilmiah tapi melupakan apa itu DNA? Dan fungsinya bagaimana? Terkesan bahwa penyakit semacam uric acid, jantung, gagal ginjal adalah bawa’an yang telah terekam dalam DNA

Apalagi sering ditemukan dalam satu silsilah keluarga, hampir semuanya meninggal atau menderita penyakit yang sama DNA memang berfungsi layaknya bank Data.

Semua informasi tentang makhluk hidup termaksud memang disimpan disini Walau kita menyimpan kode DNA banyak identik dengan keluarga kita, tidak berarti rekam jejak penyakit sama ada disana Tuhan tidak sekejam itu menciptakan satu generasi keluarga dengan jantung yang lemah atau ginjal gampang gagal semua.

Atau satu generasi langsung menumpuk asam urat begitu makan sayur! It’s never like that.

Tuhan mencipta sempurna! Kalau orang tua, kakek-nenek menderita obesitas, apakah anaknya serta merta obesitas?

Most likely not! Mau tahu kenapa? Hidup bersama mereka Gaya hidup yang dibangun oleh keluarga lah yang membuat penyakit degeneratif itu muncul dalam individu.

Tidak harus keluarga, bisa juga lingkungan dimana ia berkembang. Disana penyakit degeneratif kebanyakan muncul.

Kecil sekali persentase penyakit yang hadir secara turunan. Dan kasus yang berlaku biasanya sangat spesial tidak general.

Saya saat kecil menerima doktrin bahwa keluarga saya terekspose oleh penyakit degeneratif parah! Disuruh siap-siap.

Mulai dari rekam silsilah pernah terjadi perkawinan sedarah hingga fakta bahwa mayoritas meninggal krn komplikasi Jadi saat penyakit tertentu menyerang, mungkin komentar yang muncul adalah, “Ooo, penyakit keluarga” segera semua maklum.

Stlh memiliki pengetahuan spt sekarang, lebih mudah mendeteksi apa yg sebenarnya terjadi dalam keluarga saya?

Usia memang di tangan Tuhan. Tapi penyakit yang diderita keluarga saya, bukanlah hukuman Tuhan, murni krn yg dilakukan.

Terlepas dari problem awal kawin sedarah. Seluruh keluarga kami membangun habit yang sama turun temurun, pola makan!

Apa yg ada di meja makan, umumnya diestafetkan dari generasi ke generasi. Variasi pola makan yang relatif sama Keluarga saya minim mengkonsumsi lalapan, terkekspose dengan makan daging2an, jeroan dan sejenis, penuh proses.

Makan buah memang rutin, tapi sesudah makan, jadinya percuma.

Spt umumnya keluarga mapan kelas menengah kami rajin minum susu.

Susu di pagi dan sore hari. Sebagai keluarga dokter, kami punya lemari khusus berisi obat-obatan farmasi, siap minum.

Gaya hidup ini tidak hanya terulang di keluarga inti sekitar saya. Tapi juga ke keluarga sedarah, om, tante sepupu saya. Semua hampir seragam!

Jadi kalau kemudian keluarga kami terekspose oleh penyakit yang sama? Ya bukan DNA-nya yg salah Kalau beberapa anggota keluarga kami terserang penyakit stroke misalnya.

Krn miskin sayur segar & salah cara makan buah. Mengakibatkan dinding pembuluh darah sangat tipis, sbg akibat minim pasokan vitamin C.

Dgn menu kaya protein hewani yg penuh dgn pasokan LDL, wajar sekali kalau terjadi penebalan di dinding pembuluh darah tersebut! Mau contoh lain?

Keluarga kami sangat menyukai makanan manis, makanya kami semua manis-manis, hueek-

Banyak yang jago bikin kue Susu, minuman soda, snack prosesan, rutin! Disamping nasi adlh menu utama tentu!

Mungkin semua langsung bisa menebak Penyakit apa yang menghiasi rekam sejarah keluarga kami? Yup! Sakit gula! Pankreas rusak, suntik insulin adlh hal biasa Kondisi ini diperparah dgn ironi walau kami keluarga dokter, tetap saja ilmu yg paling basic, gizi, minim diketahui.

Seperti umumnya mayoritas dokter, yang terbelakang tentang kaitan ilmu gizi dan fisiologi. Dokter2 di keluarga kami pun demikian.

Akhirnya penyakit degeneratif yang menyerang keluarga kami berlangsung bagaikan siklus lumrah, tak tercegah.

So, masih sibuk menyalahkan Tuhan dgn mencap penyakit degeratif sebagai turunan? Terekam dlm kode DNA turunan?

Ada baiknya mencek isi meja makan dan lemari es Anda, sebelum melakukan itu semua. Rajin menimba ilmu ttg ilmu kesehatan. Rutin berolahraga dengan baik serta benar.

Dan saksikan sendiri, Tuhan tidak sekejam itu mengutuk keluarga Anda! Usia di tangan Tuhan, sekali lagi, tapi menjalani kehidupan sehat dan berkualitas adalah segalanya! Sekian kibulan ini

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s