Pola Makan Komunikasi 2 Arah (dgn tubuh)

Erykar @erikarlebang

http://storify.com/honeyniena/pola-makan-komunikasi-2-arah-dgn-tubuh

Kesalahan mendasar dari gagalnya pemahaman masalah makan dan kesehatan, adalah kita tidak melakukan komunikasi dua arah dengan tubuh.

Kita seringnya membahas satu masalah berkepanjangan dari satu sisi, asumsi tubuh memerlukan asupan apa? Berkepanjangan dan berbelit-belit.

Kadang tidak peduli, apakah konsep makan demikian disikapi tubuh dengan memberikan alarm protes, entah alergi, sakit ringan hingga berat.

Asumsi pola makan yang diketahui dipaksakan terus masuk dalam tubuh. Toh, sudah ada penelitian, risetnya, dan jurnal. Gak mungkin salah!

Diperparah dengan konsep pemikiran yang mendewakan kuratifisme sebagai garda depan dunia kesehatan. Makanan gak ada hubungan sama penyakit!

Makan itu cuma sekedar perpanjangan hidup, pemenuhan kebutuhan tubuh. Yang penting mau makan, sakit biar diurus pake konsep kuratif!

Makin parahlah kesesatan pola pikir yang berusaha menghubungkan makan dengan kesehatan. Akibat membahas satu masalah secara satu arah.

Belum lagi tujuan satu arah yang dipaksakan terhadap tubuh. Umumnya hanya berorientasi pada tampilan semata. Mau berat turun atau naik!

Muncul metode diet ini-itu. Yang berorientasi sebenarnya (sayang sekali) pendek-pendek, tidak mengacu pada kesehatan jangka panjang.

Anak gym, klien klinik pelangsingan dan lain sebagainya, mungkin sudah akrab dengan kondisi ini. Berat naik-turun seperti yoyo! Sehat? Gak!

Badan langsing atau berisi, ideal! Tapi kulit kering kusam, menggelap? Mudah flu, sakit lambung, sering lemah, letih dan lesu. Itu gak sehat.

Kembalikan pola makan ke sisi yang lebih fundamental. Komunikasikan dua arah. Tubuh perlunya apa? Makan dan minumlah yang sesuai keperluan.

Tubuh yang dipenuhi keinginannya akan memberikan yang terbaik sesuai kebutuhan. Sesuai kebutuhan ya, bukan sesuai keinginan pemilik tubuh!

Pelajari terus tubuh, peduli setan latar belakang pendidikan Anda apa? Kalau sakit, yang merasakan itu Anda, bukan ahli kesehatan rujukan.

Minimal bertanggung jawablah terhadap diri sendiri. Pelajari pola makan yang baik yang memfasilitasi tubuh supaya sehat berkualitas, itu aja.

Pola makan yang baik akan terdeteksi bila kita berkomunikasi dua arah dengan tubuh. Perlunya apa? Baiklah, ini yang saya berikan! Sehat deh.

Konsepnya sederhana sekali: Apa yang dimakan? Bagaimana makannya? Dan kapan waktu makannya? Berikanlah yang diperlu tubuh sesuai itu. Simpel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s