Penting Gak Sih Sarapan?

Erykar @erikarlebang

http://storify.com/honeyniena/penting-gak-sih-sarapan

“Penting gak sih sarapan?” Pertanyaan sederhana yang agak susah jawabnya, kalau mengacu pada budaya sarapan kita sehari-hari.

Masalahnya prinsip dasar sarapan adalah memutuskan puasa panjang yang dilakukan saat kita selesai makan malam dan waktu tidur.

Sarapan akan memasok energi untuk metabolisme awal hari yang baru. Plus menjaga agar tingkat gula darah Anda di level normal.

Plus status asupan unsur penting seperti vitamin dan mineral yang bisa memenuhi kebutuhan dasar tubuh dalam menghadapi hari.

Masalahnya konsep tadi biasanya tidak terpenuhi dengan baik saat kita bicara tentang sarapan dalam pengertian popular.

Sarapan a la sinetron misal: nasi goreng, telur mata sapi, segelas orange juice. Kombinasi ini tidak memenuhi kebutuhan tubuh.

Nasi goreng hanya akan melonjakkan gula darah sesaat yang beri efek negatif lanjutan. Belum bicara, efek oksidasi dan lainnya.

Telur mata sapi sebagai bentuk pasokan protein hewani, lumayan, tapi sulit diproses oleh siklus cerna pagi ritme sirkadian.

Ditambah lagi dengan segelas jus jeruk yang level fruktosanya malah merusak semua yang sudah dimakan. Bencana yang lengkap.

Hal serupa berlaku untuk bubur ayam, lontong sayur, nasi uduk dan segudang sarapan berpola yang umumnya kita temui.

Bahkan sarapan yang dikira sehat sekalipun seperti semangkuk sereal, susu dan potongan buah, kombinasi yang sebenarnya buruk.

Bicara dari proses sereal kemasan yang umumnya instan, tinggi kandungan gula, purin, berpengawet dan lain sebagainya. Buruk.

Susu? Ya udahlah gak usah dibicarakan lagi, cukup browse #KibulanSusu, saya sudah bicara keburukannya sampe berbusa-busa disana.

Potongan buah? Nah kembali ke hukum, fruktosa merusak apapun yang bersifat non buah saat dicerna bersamaan dengannya.

Itu sebabnya mengatakan sarapan penting atau tidak, susah-susah gampang. Penting? Ya! Berdasar sarapan konvensional? *bingung*.

Tapi kembali ke konsep awal, sarapan penting untuk menjaga metabolisme, level gula darah dan ketersediaan unsur penting tubuh.

Melewatkan sarapan jelas akan mengganggu harmoni tubuh, yang bisa merusak kesehatan dari dua sisi, jangka pendek dan panjang.

Saya bicara kesehatan, bukan konsep untuk kepentingan instan seperti menjaga berat badan, melewatkan sarapan jelas beresiko.

Sarapan harus tepat waktunya, apabila tidak harmoni kebutuhan tubuh tentu akan dirusak. Kini tinggal bicara apa materinya?

Sarapan terbaik pagi hari adalah pemilihan materi sesuai dengan siklus tubuh di saat tersebut. Pastikan unsurnya pun tepat.

Buah segar ada di prioritas utama. Sayuran segar prioritas kedua. Biji-bijian bisa ketiga. Minumlah air putih untuk semua.

Buah segar sarat unsur baik, punya kelemahan, tergolong cepat diproses oleh tubuh. Tentunya juga cepat membuat lapar kembali.

Namun justru itu yang ideal, karena sifat ringannya tidak memberi beban siklus tubuh pagi hari. Dan tetap beri semua kebutuhan.

Enzym, mineral, vitamin bahkan protein dalam wujud asam amino yang lebih bersahabat dengan konsep serap tubuh manusia alami.

Untuk mengakali mudahnya lapar, biasakan sarapan buah secara berkala. Mudahkan tubuh dapatkan asupan buah, bawa sebagai bekal.

Baiknya sediakan 2-3 jenis buah per waktu sarapan. Berbeda warna juga berserat, berair dan manis karena matang sempurna.

Hentikan makan buah jelang makan siang. Sekitar pukul 10.30 atau 11.00. Bersiaplah untuk makan siang dengan tertib.

Sarapan itu penting untuk menjaga harmoni tubuh dan kesehatan holistik jangka panjang. Bukan sekedar fenomena jangka pendek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s