Merasa Sudah Menjalankan Food Combining Dan Tidak Berhasil? Coba Cek lagi

Erykar Lebang, @erikarlebang:

http://chirpstory.com/li/178733

Bicara masalah melakukan FoodCombining itu mudah-mudah gampang loh. Gampang diaku dilakukan, gak gampang dikerjakan dengan benar.

erikarlebang

Sering sekali orang terpicu oleh kisah sukses FoodCombining mereka berlomba melakukan tanpa serius mempelajari caranya secara seksama.

Karena memang FoodCombining itu sederhana dan gampang, akhirnya gak sedikit yang asal baca lalu lakukan, kadang malah cuma dengar-dengar.

Makanya saya sih selalu cuma ketawa kalau mendengar orang yang mengaku melakukan FoodCombining lalu gagal, malah sakit, berat gak turun dll.

Konyolnya biasa kegagalan ini dijawab dengan “melakukan FoodCombining gak cocok untuk saya” Berkesan Tuhan menciptakan tubuhnya nyeleneh.

Tell you what! Tuhan mah menciptakan tubuh manusia secara general sama, perbedaannya ada di bagian minor saja, bukan hal bersifat major.

Sistem cerna berlaku sama di semua tubuh. Fungsi lambung, liver, usus, ginjal, semua sama. Kalau ada cacat, umumnya kecil dan amat sedikit.

Nanti kita bahas lagi kapan-kapan kesalahan kita saat ge-er mengira tubuh kita dibuat spesial oleh Tuhan, jadi harus terima nasib.

Atau mikir keras mencari pola hidup sehat yang sesuai, karena ini-itu gagal. Padahal gagalnya sih lebih karena gak cermat petunjuk laksana.

Hasilnya? Ya sama saja, bukannya sehat malah organ tubuhnya rusak pelan-pelan. Tubuh protes, keluar alarm: pusing, sebah, lemas dll.

Balik lagi ke FoodCombining ya. Kesalahan umum yang dilaku pelaku barunya, coba saya singgung secara general deh, yang umum saja.

Yang paling umum, menyalah artikan FoodCombining dengan diet kalori. Makan di-irit! Kalau perlu nasi dihitung butirannya.

Akhirnya dia mengeluh pusing, asam lambung naik, lemas dan lain sebagainya. Ya jelas, lah tubuhnya kekurangan pasokan energi, protes dong!

Masih sama kasusnya, saru diet kalori, banyak pelaku ngaku FoodCombining, menghindari makan nasi, gak makan malam, atau diner diganti buah.

Problem miskonsepsi lain adalah sarapan buah, sering ditemukan pelaku ngaku FoodCombining memang lakukan sarapan buah, tapi ngarang sendiri.

Karena takut akan mitos “buah perut kosong sakit perut”, diisi lah perutnya dengan sesuatu duluan, konyolnya asal isi, nasi, roti, sosis dll.

Ya jelas aja badannya protes! Muncul rasa sebah, diare sampai lambung terasa perih. Lah, buah itu harus dimakan ekslusif! Perut kosong!

Dari sisi waktu urai, agresifitas fruktosa dan lainnya, buah itu harus benar ekslusif dikonsumsi, jangan dibarengi makanan apapun.

Ada lagi sarapan buah, tapi yang diminum sebagai teman, adalah teh! Alasannya “kebiasaan dari kecil, “teh kan berguna”, “teh pelangsing nih”.

Atau lebih blo’on lagi. Sarapan buah ditemani kopi! Ini mah pol banget ngawurnya!!! Lah, kopi? Stimulan negatif lambung tingkat dewa!

Buah jelas-jelas pembentuk basa, ia menetralkan PH darah. Lambung gak akan bereaksi. Lah kopi? Pembentuk asam buruk, asam lambung meroket.

Konsumsi buah bareng teh-kopi, buah yang sehat akan berubah jadi sampah, layaknya Anda sarapan nasi goreng, lontong sayur, roti atau lainnya.

Untuk menggarami luka, teh-kopi akan memblock penyerapan dari banyak unsur baik buah. Mineral, vitamin, fitokimia dan lain sebagainya.

Yang sama juga waktu buah dibarengi minum susu! Wah ya udah, ini sih cihuy banget! Baca #KibulanSusu deh kalau masih korban mitos susu = sehat.

Kalau terkait juklak standar FoodCombining biasanya sih itu aja. Yang lain paling-paling lebih ke sisi luar biasa ndableg aja.

Mulai dari cara mengunyah yang kayak bencong dikejar kamtib, sampe ngarang juklak standar, makan nasi-daging tapi dikasih sayur dikit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s