Bersepedah = Jantung Sehat?

Erikar Lebang, @erikarlebang

http://chirpstory.com/li/197661

Ditelpon teman seputar kasus pesepeda kolaps di satu destinasi populer yang terkenal sebagai daerah tanjakan. Masalah jantung kata dia.

Beritanya sih gak seberapa mengejutkan, karena kebetulan yang jadi topik dia itu, malah temen akrab saya sendiri. Tapi komennya bikin sebel

“Kok sudah main sepeda, masih bisa kena penyakit jantung? Bukannya kalau bersepeda jantung pasti kuat dan aman?” Pengen gue jitak ini anak.

“Memangnya kalau orang beli dan memainkan gitar, dia otomatis jadi sejago Eric Clapton? Atau paling gak @ariabaron kalau lokal?” Enak aja.

Ya sama aja kayak beli dan bermain sepeda, apa serta merta jantungnya sehat dan kebal dari serangan penyakit? Lagi, enak aja!

Bersepeda memang merupakan salah satu olahraga penunjang kesehatan terutama jantung yang terbaik. Tapi, dengan catatan, kalau dilaku benar.

Olahraga yang baik menunjang kesehatan, sepanjang usia, harus masuk dalam level yang biasa kita sebut dengan Cardiovascular Activities.

Tentang apa itu aktivitas cardiovascular? Bisa dibaca di kultwit lama saya yang disimpen mbak @walealrun http://t.co/Y8EidqFd4b

Kultwit ini http://t.co/Y8EidqFd4b juga mencakup cara berolahraga yang aman bagi kesehatan, berapapun usianya, baca baik-baik makanya!

Tapi logika dasar kerja jantung, yang gak nempel di kepala teman saya ini, sampai dia bisa berpendapat main sepeda itu dijamin jantung sehat.

Salah satu fungsi utama jantung adalah memompa darah agar tersebat merata ke seluruh penjuru tubuh. Itu sih anak Taman Kanak-Kanak juga tahu.

Tapi bagaimana mekanismenya? Nah ini, temen saya yang ahli kesehatan aja pernah keringet dingin, waktu lagi buat seminar, ditanya demikian.

Sebenarnya logika sederhannya begini, anggaplah jantung sebagai pompa air yang bertugas menyedot dan dan mendorong air di rumah.

Bedanya, kalau di rumah, pompa menyedot air dari tanah, lalu didistribusikan ke seluruh penjuru via pipa & keran. Kalau jantung lebih rumit.

Sumber airnya, dalam hal ini darah, lebih terbatas. Ia harus disirkulasikan dengan cermat. Karena produksinya juga gak banyak-banyak amat.

Darah membawa oksigen. Anggaplah secara gampang oksigen sebagai sumber energi bagi tubuh manusia. Tugas jantung mensirkulasikan energi itu.

Untuk itu koordinasi yang baik antara kerja jantung & paru-paru dibutuhkan. Pertama, jantung memompakan darah ke paru untuk diisikan oksigen.

Darah jadi segar, karena sekarang penuh oksigen, ia segera kembali ke jantung, untuk segera dipompakan kembali ke seluruh penjuru tubuh.

Nah bedanya dengan pompa air di rumah, begitu air disedot, dikirim ke keran yang membuka, ya habis perkara. Selesai! Jantung gak begitu.

Jantung harus memompa dengan kekuatan yang cukup dan kecepatan tepat, agar sampai ke tujuan yang dituju dan masih bisa kembali lagi ke dia.

Dan dikembalikan lagi ke paru-paru untuk diisi oksigen. Begitu terus kerjanya sepanjang waktu, supaya kita bisa hidup normal.

Nah rumit kan? Bayangkan seluruh penjuru kita, dari ujung jempol kaki sampai puncak ubun-ubun kepala harus selalu dialiri darah.

Pe-er bagi jantung bertambah saat kita harus melakukan aktivitas fisik yang berat, berolahraga misalnya, berarti kebutuhan energi bertambah.

Darah yang diisi oleh paru harus lebih banyak, oksigen pun demikian, intensitas kerja jantung-paru meningkat. Dipompa pun harus lebih cepat.

Agar tubuh bisa kuat dan tetap sehat saat melakukan aktivitas fisik berat itu. Benar, sangkaan Anda, olahraga bisa jadi contoh disini.

Ah, gak usah olahraga aja, biar jantungnya gak usah kerja keras. Nah ini kesimpulan bego. Kerja jantung-paru yang santai selalu, gak bagus.

Otot jantung-parunya gak terlatih, paru tidak terbiasa menyimpan dan mensuplai oksigen dalam jumlah cukup. Akhirnya tubuh lemah gak sehat.

Jadi olahraga teratur diperlukan untuk memelihara kesehatan jantung. Tapi olahraganya harus benar. Baca lagi link kultwit tadi supaya jelas.

Tapi di sisi lain pun harus diingat, berdasar penjelasan tadi, kita harus memelihara kondisi jantung supaya kerjanya benar. Gak cuma dilatih.

Makanan harus benar, agar nutrisi bagi jantung terjaga baik. Media yang didorong jantung, darah, harus berkualitas prima. Jangan jelek.

Bayangkan kalau pompa air di rumah Anda harus mendorong air yang tercampur lumpur, apalagi kalau kental, terus menerus, apa gak jebol?

Nah jantung juga begitu. Kekentalan darah harus pas, gak boleh terlalu kental, gak boleh terlalu encer. Di sisi pembuluh darah harus dijaga.

Bayangkan kalau pipa pompa air di rumah itu berkarat dan bocor atau tersumbat di sana-sini. Kerjanya terganggu, lama-lama pasti jebol juga.

Saat pembuluh darah Anda getas, mudah pecah (bocor), dipenuhi sumbatan disana-sini, apa gak setengah mati jantung Anda memompa darah?

Belum lagi fakta sederhana yang banyak dilupa orang, jantung gak cuma perlu memompa darah, dia sendiri pun perlu darah! Kalau kurang? Mogok.

Yang paling umum terjadi, pola makan buruk membuat saluran darah penyuplai jantung, koroner, tersumbat. Jantung yang kerja keras, kelabakan.

Bisa bayangkan kerja lembur, sampai jam 12 malam, tapi cuma dikasih makan pas jam makan siang saja? Nah bayangkan itu terjadi di jantung!

Sudah ada bayangan sekarang bagaimana kerja jantung menunjang fungsi tubuh? Bagaimana supaya dia bisa sehat? Kenapa dia bisa malfungsi?

Semoga pasca membaca ini, statement gebleg kayak temen saya tadi gak keluar lagi. “Main sepeda = jantung sehat! Dijamin!” Enak aja.

Problem kesehatan makin rumit dari hari ke hari, karena pemahaman sederhana seperti yang saya tuturkan tadi umumnya sumir di orang awam.

Jangankan orang awam, yang ahli kesehatan aja, memberikan penjelasan fisiologis mendasar tapi aplikatif sering terbata-bata, bingung sendiri.

Semoga analogi level anak sekolah dasar yang saya berikan bisa membuat pemahaman kerja dan perawatan jantung lewat olahraga lebih baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s