DIARE

Erikar Lebang, @erikarlebang

http://chirpstory.com/li/198032

Diare! Ini kondisi masalah pencernaan yang paling umum dialami oleh banyak orang, terutama mereka yang tinggal di daerah miskin sanitasi.

Apa sih diare? Sebenarnya lebih ke kondisi buang air, diluar kemampuan normal kita mengontrol. Cair dan muncul dalam frekeuensi banyak.

Kalau cuma sekedar lunak, sedikit cair, tapi masih dalam batas kontrol kita, namanya sebenarnya bukan diare. Lebih ke BAB kurang bagus saja.

Kalau sekedar bahas definisi diare, mungkin tinggal browse di google, kelar! Mari kita ungkap sisi diare yang gak banyak diketahui orang.

Diare sering disikapi salah secara umum. Baik oleh awam maupun ahli kesehatan sekalipun. Prinsip dasar diare, mekanisme pertahanan tubuh.

Secara garis besar, diare adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk mengembalikan harmoni dalam sistem cerna, apapun masalah dihadapi.

Diare upaya radikal tubuh mengeluarkan ‘masalah’ apapun yang terjadi dalam sistem cerna. Itu sebab penyebab populernya ‘invasi’ mahluk asing.

Diare umum dikaitkan dengan serangan virus maupun bakteri. Walau dalam beberapa kasus, ada diare yang dilhasilkan makanan-minuman buruk.

Semisal makanan terlalu pedas dan minuman tinggi alkohol. Atau makanan normal yang dimakan salah, seperti buah dikonsumsi pasca makan.

Tapi secara logika, ground rule-nya tetap sama, “sesuatu yang ingin dibuang oleh tubuh”, kalau bisa secepat mungkin. Makanya dia cair.

Kembali ke masalah kesalahan umum terjadi saat diare muncul. Rata-rata, ingin menyetopnya begitu saja! Dibuat mampet, dan ini jadi merk, ugh.

Saya punya rekan, yang sampai 2 minggu dirawat di rumah sakit. Padahal penyebab awalnya sepele sekali, dia diare! Sebenarnya sih ini rutin.

Karena dia penggila susu. Buat yang gak tau hubungan susu dan diare, kasian deh lo, #eh baca aja #kibulansusu biar agak melek sedikit.

Pun dia merutinkan diri minum yoghurt setiap pagi. Ya sudahlah ya. Balik lagi, dia diare lah habis-habisan, tapi sebenarnya biasa saja.

Kondisi itu tidak terlalu menyakitkan buat dia. Problemnya beliau orang sibuk. Pas dia punya jadwal meeting penting. Gak bisa keganggu.

Pergilah dia ke ahli kesehatan langganan, minta dihentikan diarenya. Diberi obat ‘pemampat’ diare. Apa yang terjadi? Diarenya berhenti.

Tapi tubuhnya benar-benar bagai dihantam badai! Terutama di sistem cerna. Dia bilang, seperti ada sesuatu yang berputar-putar di dalam perut.

Malamnya dilarikan lah dia ke rumah sakit. Disana dia bercokol sampai berhari-hari. Contoh sederhana dari masalah sederhana yang jadi rumit.

Ini baru satu sudut pandang yang salah tentang diare. Sisi lain? Makanan! Salah satu kesalahan klasik tapi populer tentang diare, serat!

Sering kita mendengar, hindari makanan berserat saat diare. Bahkan dari mulut seorang ahli kesehatan sekalipun. Walhasil buah-sayur? Haram!

Tapi lucunya kalau ditanya kenapa serat dilarang bagi mereka yang diare? Jawabannya gak ada yang konsisten. Umumnya “supaya gak berat”.

Sila baca ini tentang serat https://t.co/T4z9UcGxpg dan pahami kenapa pendapat itu salah total! Serat tidak memperberat kerja sistem cerna!

Ada lagi yang mengatakan “makanan berserat akan memperlancar diare, jadi bisa lebih parah lagi”. Ini jawaban kombinasi benar dan ngaco.

Makanan berserat justru akan memperbaiki kondisi sistem cerna, sila baca link yang tadi saya berikan, memperlancar pembuangan? Lebih baik!

Tubuh jadi punya ‘bala bantuan’ untuk membuang apapun yang sedang berusaha dibuangnya. Tapi kita bicara serat alami ya, bukan pabrikan!

Di sisi lain, makanan berserat alami, buah-sayuran segar! Punya substansi ekstra yang dibutuhkan tubuh, terutama saat diare berlangsung.

Cairan, mineral, vitamin, fitokimia dan yang paling penting cadangan enzym ekstra. Semua diperlukan! Nah ini yang gak ada di serat pabrikan.

Justru saat diare, penanganan yang buruk membuat kondisi ini makin sulit ditangani, lama sembuh, di usia lanjut malah mempercepat kematian.

Penderita diare, umum diberikan bubur, follower lama pasti tahu kenapa makanan ini sebenarnya mimpi buruk sistem cerna, apalagi pas diare.

Penderita diare diberikan makanan padat miskin serat, seperti protein hewani, produk pabrikan, susu & turunannya, makin tersiksa sebenarnya.

Karena makanan itu semua, sulit dicerna dan miskin kegunaan, terutama untuk sistem cerna yang sedang bermasalah. Ibarat jatuh ditimpa tangga.

Satu lagi kesalahan umum, penderita diare justru rutin diberikan teh. Logikanya untuk meredakan frekuensi BAB. Saya sudah sering kultwit ini.

Kalau ditanya kenapa salah? Tanya aja sama @UniWiwied atau @walealrun mereka simpen kultwit saya tentang keburukan minum teh dan kopi rutin.

Jadi saat diare menyerang, apa yang harus dilakukan. Bukannya menghambat proses mekanisme pertahanan tubuh, kita harus memfasilitasinya.

Tubuh mengalokasikan banyak cairan untuk membantu sistem cerna ‘membuang’ masalah yang sedang dihadapi. Untuk itu banyak yang hilang.

Kita harus menjaga cairan yang hilang tersebut, agar selalu terjaga dalam tubuh kita. Minumlah air putih berkualitas dalam jumlah banyak.

Tapi jangan sekaligus diglegek! Pernah ada kasus, mentang-mentang diare, dia sekaligus menenggak 1 liter air, yang ada beser tingkat dewa!

Minum berkala. Tiap 1-2 jam, segelas besar, sekitar 250-300 ml. Minum oralit sebenarnya logika yang cukup baik. Mengatasi defisiensi mineral.

Tapi sebenarnya mengkonsumsi buah dan sayuran segar yang kaya akan mineral sebenarnya bisa mengatasi masalah yang sama. Lebih efektif malah.

Kalau mengacu ke teknologi, produk handal seperti #AirKangen yang kaya akan mineral dan bermolekul kecil, menolong sekali. Kalau ini ok-lah.

Satu lagi, sebenarnya serangan virus, bakteri seperti disentri, kolera yang amat ditakuti terkait diare, tidak mempan terhadap tubuh sehat.

Biasanya tubuh yang rentan terhadap serangan E-Coli, Salmonella, Vibrio Cholerae atau spora Clostridium Botulinum, adalah tubuh yang lemah.

Tubuh yang lemah, memiliki sistem pertahanan berlapis yang rapuh dan kehilangan berfungsi di sana-sini. Kenapa? Gaya hidup yang buruk!

Pola makan buruk, dehidrasi, istirahat tidak teratur, malas beraktivitas fisik, adalah akumulasi masalah yang melemahkan tubuh, penyakitan!

Pola makan sih di era modern ini, biang kerok paling besar. Karena ini yang paling sering jadi masalah. Makan #GakSehatTapiEnak terutama.

Jadi percuma Anda parno masalah sanitasi, gak mau makan bakso di pinggir jalan. Kalau makanan keseharian Anda sebenarnya melemahkan tubuh.

Bakteri, virus dan parasit itu ada dimana-mana. Kalau tubuh lemah, memegang sesuatu, lupa cuci tangan, makanan masuk mulut, sudah terserang!

Intinya, jalani hidup sehat. Bukan karena lagi trend, bukan karena gebetan Anda sedang into hidup sehat, tapi karena memang itu kebutuhan!

Diare, influenza, sakit lambung, panuan eh ini masalah lain ya? Atau penyakit apapun, sebenarnya bisa diatasi oleh tubuh yang sehat dan kuat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s