Problem Autoimmune

By Erikar Lebang

http://chirpstory.com/li/229536

Banyak orang meributkan saat kerabat-sahabat sakit, bagaimana cara menyembuhkan? Sementara yang sakit sendiri sebenarnya gak layak sembuh.

Ini ada pertanyaan tentang problem autoimmune, pertanyaan itu jadi mengingatkan saya pada teman perempuan saya yang punya problem sama.

Waktu kita lagi makan bareng, dia menyinggung tentang #foodcombining yang banyak mengkonsumsi sayuran segar. “Susah dong buat gue..”.

Kenapa? | “Kata dokter, ada kandungan daun yang bisa meningkatkan imunitas tubuh, makin kuat dong masalah auto imun gue” | Hadeuh, bl*’*n!

Mungkin yang dimaksud chlorophyll, zat hijau daun, yang memang ditengarai punya kemampuan meningkatkan imunitas tubuh. Dari sana logikanya.

Karena memang problem autoimmune secara sederhana bisa dikondisikan sebagai “daya tahan tubuh yang berbalik menyerang tubuh itu sendiri”.

Lahir logika “daya tahan tubuhnya aja udah nyerang diri sendiri, berarti dengan makan daun, daya tahan makin kuat, makin kuat serangannya”.

Logika yang gak salah, tapi kalau paham dengan pola kerja tubuh sebenarnya, logika ini jadinya salah total. Tuhan gak ciptakan tubuh bodoh.

Ada banyak penjelasan sederhana tentang sistem kerja tubuh yang bisa mematahkan logika ngawur itu. Ambil saja yang paling mudah deh.

Hukum derajad asam-basa PH darah yang harus selalu netral dan cenderung basa saja dipergunakan. Itu yang paling mewakili kesehatan hakiki.

PH darah harus selalu ada dalam kondisi netral cenderung basa, atau biasa disebut homeostasis. Mirip suhu tubuh sehat konstan di 37 derajad.

Tubuh harus menjaga supaya PH darahnya disitu terus, bila tidak ya masalah muncul, bergerak ke titik asam, kontrak hidup kita berakhir.

Kalau tubuh kita dipelihara oleh pola hidup sehat, titik homeostasis ini akan berlangsung otomatis, tidak banyak upaya tubuh mempertahankan.

Kita akan sehat. Semua fungsi organ dan sistem yang berlaku di dalam tubuh berjalan normal. Logika daya tahan tubuh termasuk disini!

Saat sistemnya sehat, daya tahan tubuh akan efisien. Hanya menyerang yang perlu diserang. Hanya perbaiki yang perlu diperbaiki. Efektif!

Tapi saat tubuhnya dipelihara oleh pola hidup yang berantakan, energi dan resources tubuh banyak dihabiskan untuk mempertahankan homeostasis.

PH darah dibombardir oleh faktor pembentuk derajad keasaman, akibat pola makan, gaya hidup yang jauh dari sehat. Pola makan sih utamanya.

Gak bisa makan kalau gak ada protein hewani, menggantungkan diri dengan rutin pada makanan prosesan, minum selalu teh-kopi-susu-alkohol.

Tubuh yang habiskan cadangan vital untuk jaga kondisi homeostasis, itu sama dengan tubuh yang jadi magnet untuk penyakit. Logikanya disini!

Buruknya kondisi homeostasis, daya tahan tubuh kehilangan kontrol yang jelas. Akibat kerjanya terlalu kuat terlalu sering, arahnya terganggu.

Akhirnya fungsi yang seharusnya tidak terserang daya tahan tubuh, malah kena. Ini logika awal tubuh bagai dikhianati oleh timnya sendiri.

Mirip fungsi militer dalam negara aja deh. Kalau negara bagus, sistemnya rapi. Militernya juga akan menyerang musuh saja, mengamankan negara.

Tapi kalau pemerintahannya korup, rakyat disengsarakan. Tugas militer jadi dua, melawan musuh dan serang negaranya sendiri, benahi kekuasaan.

Ya kalau terbenahi, kalau malah makin ancur kondisinya? Nah analogi autoimmune mirip sekali dengan itu. Makanya logika teman tadi salah.

Kenapa? Sayur walau punya nilai tambah daya tahan tubuh, tapi sejatinya dalam skala besar adalah pembentuk PH basa, pembentuk homeostasis.

Dia ditakuti pada elemen kecil dari makanan, yang sebenarnya dalam skala besar justru malah mampu menyembuhkan kondisinya.

Kalau terkait pada masalah autoimmune dan perbaikan akibat pola makan sih, saya sudah banyak sekali menjadi saksi hidup kisah suksesnya.

Yang sempat kultwit khusus ya si @Dino_Sugirun minta aja sama dia kronologi sembuhnya dari autoimmune problem dengan #foodcombining.

Problem autoimmune seperti lupus ya jalan keluarnya dengan perbaikan pola hidup, pola makan terutama. Penguatan tubuh dari sisi internal.

Kalau mengandalkan obat sih sama aja bo’ong! Akumulasi obat itu mengasamkan PH darah, boro-boro bisa homeostasis secara normal.

PH darah yang cenderung asam akan segera mengakselerasi kondisi lupus menjadi kian buruk. Jadi itu akibat jangka panjang mengandalkan obat.

Benarnya sesaat, ngawurnya jadi selamanya. Maka itu perubahan pola hidup adalah jalan keluar satu-satunya yang permanen. Pola makan terutama.

Ditakuti makan sayur, tapi santai aja masuk makanan yang telah disebutkan di awal tadi. Apalagi kalau cocok dengan selera, ya dapet salam!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s