Mau Perbaiki Kualitas Hidup? Lihat Apa Yang Anda Makan Sehari-hari

By Erikar Lebang

http://chirpstory.com/li/238250

Hari ini sahabat saya curhat. Dia busui, yang selama ini sudah menjalankan #Foodcombining serta #Iyengar #Yoga dengan cukup rutin dan baik.

Dia rasakan manfaat yang luar biasa. Kehamilan pertama dan kedua, terasa sekali perbedaannya. Yang pertama, problem umum hamil dapet semua.

Mual, muntah, pusing, stress, baby blues sampe sakit punggung karena hamil ataupun menyusui. Disaster kata dia, dibanding sama hamil kedua.

Hamil kedua, dengan #Foodcombining dan #Iyengar #Yoga, “Gak berasa hamil sama sekali, kecuali perut buncit aja”. Males sit up kali itu? #Eh

Nah, akhir-akhir ini karena kesibukan kami berdua, frekuensi pertemuan lagi menurun. Dia mulai agak lepas kendali. Gak pernah #Yoga lagi.

Pola #Foodcombining menurun. Akhirnya kualitas ASI-nya juga ikutan menurun. Banyak masalah mulai menerpa dirinya. Stress jadi meningkat.

Banyak hal sederhana yang sebenarnya biasa saja dalam keseharian, paling tidak tadinya. Sekarang jadi kendala besar. Pemicu faktor stress.

Tapi yang lebih menyedihkan baginya, pola makan yang mulai keluar jalur, berimbas pada kualitas ASI yang dimiliki. Mendadak bayinya alergi.

Ditambah kondisi stress, kedua hal itu memicu kepanikan. Akalnya gak jalan. Pergilah dia ke dokter dengan otak yang tumpul karena panic.

Dan konyolnya lagi, ahli kesehatan yang dia temui, dengan entengnya mengatakan si bayi ini punya reaksi food alergy, tanpa observasi dalam.

Dia kaget waktu dokter itu dengan santai mengeluarkan daftar makanan yang gak boleh dia makan, “Lho kok pisang, nanas, semangka, melon dll”.

Akal sehatnya jadi segera bekerja kembali. Karena dia melihat di makanan yang bisa dmakan, mosok ada soto mie bakso? Indomie juga boleh.

Dia selalu ingat pada gurauan saya, “terkait pola makan sehat, orang kesasar jangan pernah ditanya tentang arah jalan”. Otaknya jalan lagi.

Dia pindah ke dokter lain, cari second opinion. Nah yang satu ini lebih dia kenali advis yang diberikan. Yang pasti pantangan buah gak ada.

Sepulang dari dokter itu. Dia iseng buka akun instagram. Eh, nemu salah satu akun yang sedang menampilkan topik kesehatan dari saya.

Baru dia tersadar, kalau pola makannya selama ini keluar dari trek, dan cukup jauh. Dan dia juga teringat, “jaga makan, kontrol stress”.

Dia segera merubah pola makannya secara radikal. Paling gak 3 hari terakhir ganti jadi balik #Foodcombining, bahkan rada ekstrim #RawFood.

Disitu dia merasa lebih tenang. Dan yang ajaib, alergi bayinya hilang total. Takjub dia dengan keajaiban yang terjadi lewat ganti pola makan.

Dia keinget untuk kontak saya lagi. Kondisinya jadi jauh lebih tenang dan stabil. Paling gak otaknya gak mampet lagi lah.

Nah kebetulan dia baca kultwit ini, dan ngomel pas dibilang akalnya tumpul. Tapi bener kan? Makan ngaco, panik, akalnya gak jalan. Kacau!

“You are what you eat!” Itu kalimat mutiara yang gak bisa bohong. Selain kesehatan jasmani, kesehatan rohani juga terpengaruh oleh makanan.

Banyak makan protein hewani semisal, produksi neurotransmitter norepinefrin melimpah, dapet salam Anda dari stress. Gelisah melulu!

Apalagi kalau ditambah males makan buah dan sayur dengan cara benar. Jadilah sembelit. Penuh perut dengan gas. Pusing, gak beraturan dunia.

Mau perbaiki kualitas hidup? Jangan ribet pergi ke psikiater atau tokoh spiritual penenang jiwa dulu. Liat apa yang Anda makan sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s